loading…
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan 0,34% sepanjang perdagangan 20–24 Juli 2026. Penguatan indeks ini menandakan optimisme pasar meskipun investor asing masih tercatat melakukan aksi jual bersih pada akhir pekan.
Data menunjukkan bahwa IHSG ditutup di level 6.196, sebuah peningkatan yang menarik perhatian para pelaku pasar. Pergerakan tersebut mencerminkan dinamika dan keinginan investor untuk berinvestasi meskipun adanya ketidakpastian di sektor tertentu.
Rata-rata volume transaksi harian mencatat kenaikan signifikan. Lonjakan 66,88% menjadi 43,68 miliar lembar saham menunjukkan betapa aktifnya pasar selama sepekan ini.
Kenaikan IHSG dan Aktivitas Perdagangan Selama Satu Pekan Terakhir
Minggu lalu, IHSG berhasil mencatat pertumbuhan yang positif dengan kenaikan mencapai 0,34%. Angka ini menunjukkan bahwa investor tetap berkomitmen, meskipun ada tantangan yang harus dihadapi pasar saat ini.
Dalam keterangannya, Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia menyebutkan bahwa penutupan pada level 6.196 adalah hasil dari berbagai faktor, termasuk peningkatan jumlah transaksi. Peningkatan volume ini menjadi indikasi kepercayaan investor terhadap prospek pasar ke depan.
Rata-rata nilai transaksi harian juga mengalami kenaikan, dari Rp13,99 triliun menjadi Rp19,76 triliun. Ini adalah sinyal positif bagi para investor institusi yang melihat peluang dalam berbagai sektor.
Investor Asing dan Aksi Jual Bersih
Sementara itu, di tengah penguatan IHSG, investor asing mencatatkan aksi jual bersih sebesar Rp1,36 triliun. Penjualan bersih ini mempertimbangkan sentimen yang belum sepenuhnya optimis di pasar, terutama menjelang rilis laporan keuangan kuartalan.
Secara akumulatif, nilai jual bersih investor asing sepanjang tahun ini mencapai Rp79,09 triliun. Ini menunjukkan bahwa investor asing masih cukup berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi di Indonesia.
Aksi jual ini juga turut berdampak pada pergerakan saham tertentu, di mana terdapat saham-saham yang menunjukkan penurunan signifikan. Namun, kondisi pasar masih menarik bagi investor lokal.
Pergerakan Saham Teratas dan Penurunan Signifikan
Bursa Efek Indonesia juga mencatat pergerakan saham yang cukup menarik selama sepekan terakhir. Di antara saham-saham yang mengalami kenaikan besar, PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) memimpin dengan lonjakan 89,66%. Ini menjadi pertanda bahwa sektor tertentu masih memiliki daya tarik yang kuat bagi investor.
Saham lain yang turut mencatat kenaikan signifikan adalah PT Intermedia Capital Tbk (MDIA), yang naik 89,55%, dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) dengan kenaikan 51,97%. Ini menunjukkan adanya pergeseran minat investasi di kalangan pelaku pasar.
Di sisi lain, perlu dicatat bahwa tidak semua saham mengalami kenaikan. Ada sejumlah saham yang mengalami penurunan yang juga signifikan selama periode yang sama. Investor perlu melakukan analisis yang cermat untuk memitigasi risiko.

