Program Studi Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Jakarta baru-baru ini mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Acara ini berlangsung di Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dengan fokus pada penerapan ilmu biologi dalam dunia peternakan lokal.
Kegiatan ini melibatkan sekitar 120 warga setempat sebagai peserta. Para pengajar dari Universitas Negeri Jakarta berkolaborasi untuk memberikan pengetahuan praktis tentang biosekuriti kepada komunitas peternak domba dan petani di desa tersebut.
Dalam kegiatan ini, pengetahuan mengenai penerapan teknologi terbaru juga diperkenalkan. Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah pemanfaatan drone komersial untuk mendukung sistem pemantauan kesehatan ternak di lingkungan kandang.
Penerapan Biosekuriti dalam Pertanian dan Peternakan
Biosekuriti merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan ternak dan produktivitas petani. Sangat penting bagi peternak untuk memahami cara melindungi ternak dari penyakit yang dapat menular. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pengendalian penyakit secara efektif.
Dengan memanfaatkan teknik biosekuriti, peternak diharapkan dapat meningkatkan kesehatan ternak mereka. Selain itu, hal ini juga berpengaruh pada peningkatan ekonomi keluarga melalui hasil ternakan yang lebih sehat.
Tim yang terlibat dalam pelatihan ini menyusun program berdasarkan kebutuhan dan kondisi lokal. Dr. drh. Atin Supiyani selaku ketua tim mengungkapkan bahwa pendekatan yang mereka gunakan bersifat mudah diterapkan oleh warga setempat.
Inovasi dalam Penggunaan Sumber Daya Lokal
Dalam rangka meningkatkan efektivitas biosekuriti, tim memperkenalkan bahan alami yang dapat digunakan sebagai desinfektan. Ekstrak sereh dan daun sirih dijadikan pilihan utama untuk pembuatan desinfektan serta sabun cuci tangan alami.
Bahan-bahan ini memiliki keunggulan sebagai antibakteri dan antiparasit. Selain aman untuk lingkungan, penggunaannya tidak meninggalkan residu berbahaya yang berpotensi merugikan ternak maupun peternak.
Selama sesi pelatihan, peserta diajarkan cara membuat desinfektan dari bahan-bahan yang mudah ditemukan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keberlanjutan dalam praktik peternakan.
Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) yang bertujuan untuk mencapai kehidupan sehat dan layak bagi semua. Dengan menerapkan biosekuriti yang tepat, peternak dapat memperoleh hasil yang optimal.
Menurut Dr. Atin, kesehatan ternak tidak dapat dipisahkan dari kesehatan peternak itu sendiri. Lingkungan yang bersih dan sehat akan mendukung kualitas hidup bagi seluruh komunitas peternak.
Praktik yang baik dalam biosekuriti juga memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan. Hal ini seharusnya menjadi perhatian utama dalam setiap kegiatan pengembangan masyarakat di sektor peternakan.

