loading…
Prancis Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Swedia, Mbappe Borong 2 Gol. Foto: FIFA
Prancis tampil dominan sejak awal pertandingan dan menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 berkat gol Mbappe pada menit ke-45. Sang kapten sebenarnya sempat mencetak gol lebih awal yang dianulir karena offside, serta dua kali membentur tiang gawang. Swedia berusaha memberi perlawanan melalui Alexander Isak, Anthony Elanga, dan Viktor Gyokeres, tetapi gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang didapat.
Baca Juga: Gol Kylian Mbappe Bawa Prancis Ungguli Swedia 1-0 pada Babak Pertama
Memasuki babak kedua, tim asuhan Didier Deschamps semakin sulit dibendung. Pada menit ke-53, Michael Olise mengirim umpan terobosan akurat yang diteruskan Bradley Barcola dengan sentuhan apik sebelum melepaskan tembakan keras ke gawang Jacob Zetterstrom untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Prancis terus mengendalikan permainan dengan penguasaan bola yang rapi dan menciptakan peluang demi peluang.
Gol ketiga akhirnya lahir pada menit ke-74. Serangan balik cepat yang dipimpin Mbappe diakhiri dengan kerja sama satu-dua bersama Olise. Gelandang Bayern Munchen itu mengirim umpan matang yang diselesaikan Mbappe dengan sepakan klinis ke pojok gawang untuk mencetak gol keduanya sekaligus mengubah skor menjadi 3-0.
Swedia tak mampu memberikan respons berarti hingga peluit panjang berbunyi, sehingga Prancis menang meyakinkan 3-0 dan memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026
(sto)
Pada tanggal 1 Juli 2026, Tim Nasional Prancis meraih kemenangan dramatis dalam pertandingan melawan Swedia. Kemenangan ini tidak hanya memastikan posisi mereka di babak 16 besar Piala Dunia 2026, tetapi juga menegaskan kekuatan dan strategi tim yang dikelola oleh Didier Deschamps. Dengan skor akhir 3-0, Prancis menunjukkan dominasi sepanjang laga, terutama melalui penampilan gemilang dari Kylian Mbappe yang mencetak dua gol.
Sejak awal pertandingan, Prancis mengambil inisiatif untuk mengendalikan jalannya pertandingan. Swedia, meskipun memiliki beberapa peluang, tampak kesulitan untuk melepaskan diri dari tekanan yang diberikan oleh Les Bleus. Dominasi penguasaan bola oleh Prancis dan strategi serangan yang cepat menjadi kunci sukses mereka malam itu.
Cara Prancis Mengendalikan Pertandingan Melawan Swedia
Strategi permainan Prancis terlihat jelas sejak peluit awal dibunyikan. Mereka mampu membangun serangan yang rapi, dengan umpan-umpan akurat dan pergerakan pemain yang baik. Selama babak pertama, Prancis mendominasi tidak hanya dengan penguasaan bola, tetapi juga dengan penciptaan peluang yang konsisten. Mereka merekam beberapa tembakan ke gawang yang mengancam meskipun hanya satu yang berhasil mencetak gol sebelum babak pertama berakhir.
Kylian Mbappe, pemain muda berbakat, berhasil membawa Prancis unggul pada menit ke-45. Golnya tidak hanya penting secara angka, tetapi juga menjadi momentum psikologis bagi tim. Performa Mbappe yang energik dan determinasi untuk mencetak gol jelas terlihat, menjadikannya pemain yang patut diperhatikan dalam setiap serangan Prancis.
Swedia berusaha bangkit di babak kedua, namun semua upaya mereka seringkali dipatahkan oleh lini pertahanan Prancis yang solid. Setiap serangan yang dilakukan Swedia berulang kali terhalang oleh koordinasi yang baik antara pemain belakang Prancis, yang menunjukkan fokus tinggi dan skill bertahan yang mumpuni. Hal tersebut membuat Swedia gagal mengeksplorasi potensi menyerang mereka dengan maksimal.
Peranan Kylian Mbappe dalam Kemenangan Prancis
Kylian Mbappe berperan sangat krusial dalam pertandingan ini. Selain mencetak dua gol, ia juga terlibat dalam setiap serangan berbahaya yang dilakukan Prancis. Kemampuan Mbappe dalam berlari cepat dan menggiring bola menjadikannya ancaman nyata bagi pertahanan Swedia. Gol keduanya, yang tercipta dari serangan balik cepat, menunjukkan ketenangan dan ketajaman penyelesaian akhir seorang penyerang berkelas.
Pertunjukan Mbappe menjadi sorotan utama, tetapi peran rekan-rekan satu timnya juga tidak kalah penting. Bradley Barcola, yang mencetak gol kedua, menunjukkan kontribusi signifikan dengan pergerakan dan determinasi untuk menciptakan peluang. Kerja sama antara pemain-pemain ini menciptakan sinergi yang sulit diatasi oleh pertahanan Swedia.
Meski terikat kedudukan di babak pertama, Prancis tidak menunjukkan tanda-tanda ketegangan. Ketenangan mereka di lapangan, terlebih pada momen krusial, mencerminkan pengalamannya dalam situasi pertandingan seperti ini. Semangat juang yang tinggi juga terlihat, membuka jalan bagi kemenangan yang dikejar sepanjang jalannya pertandingan.
Kendala yang Dihadapi Swedia di Pertandingan Ini
Swedia datang dengan modal percaya diri, tetapi permainan mereka tidak berjalan sesuai harapan. Meskipun memiliki pemain-pemain berkualitas seperti Alexander Isak dan Anthony Elanga, kemampuan mereka untuk menciptakan peluang yang matang sangat terhambat. Banyaknya peluang yang terbuang sia-sia menunjukkan masalah yang mendalam dalam strategi penyerangan mereka.
Pertahanan Prancis yang kompak mengganggu ritme serangan Swedia, yang berujung pada minimnya shot on target. Penyerangan yang kurang terorganisir membuat Swedia sulit untuk mendapatkan momentum untuk memutar keadaan. Terlebih, setelah kebobolan gol pertama, mental dan kepercayaan diri mereka tampak terganggu.
Menciptakan peluang bukanlah satu-satunya tantangan bagi Swedia; masalah komunikasi dan pengaturan posisi dalam tim juga menjadi faktor penentu kekalahan mereka. Mereka harus segera mengevaluasi strategi dan memperbaiki kesalahan untuk bisa menghadapi tantangan yang lebih besar di kejuaraan ini.

