loading…
Anggota Fraksi Golkar DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menerima masyarakat yang mengatasnamakan AKSI (Aliansi Kolektif Sipil) di ruang rapat Baleg, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (12/10/2026). Diskusi tersebut berfokus pada isu pendidikan yang melibatkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan tantangan yang dihadapinya.
Melalui pertemuan ini, Golkar berupaya untuk menggali lebih dalam berbagai pandangan masyarakat mengenai keputusan Mahkamah Konstitusi yang relevan. Doli mengungkapkan pentingnya mendengarkan suara masyarakat dalam konteks pembuatan kebijakan.
Usulan Hak Angket DPR Terkait Pendidikan Wakil Presiden
Fraksi Partai Golkar DPR RI menunjukkan keseriusannya dengan mempertimbangkan usulan pembentukan hak angket. Langkah ini bertujuan untuk menyelidiki lebih lanjut perihal putusan Mahkamah Konstitusi mengenai syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ahmad Doli Kurnia Tandjung sebagai juru bicara fraksi menyatakan bahwa angket ini perlu dilakukan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas. Masyarakat berhak mengetahui proses di balik keputusan yang diambil oleh lembaga peradilan tertinggi.
Dalam konteks ini, Doli menekankan bahwa semua anggota DPR harus siap untuk menerima dan menampung aspirasi dari berbagai kalangan. Hal ini akan membantu dalam menciptakan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pentingnya Keterlibatan Masyarakat dalam Proses Legislasi
Doli menyatakan bahwa aspek partisipasi masyarakat sangat berperan dalam pembuatan kebijakan publik. Keterlibatan ini bukan hanya sebagai formalitas, tetapi sebagai kebutuhan nyata untuk membangun sistem yang lebih baik.
Dia juga menegaskan akan terus menyampaikan aspirasi masyarakat ini ke tingkat pimpinan partai. Dengan demikian, harapannya adalah agar pendapat yang beragam bisa dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan yang lebih luas.
Diskusi yang diadakan tidak hanya bersifat informatif, melainkan juga menekankan pada keinginan untuk meredakan ketegangan yang ada. Doli mengatakan penting untuk membahas isu ini agar tidak berlarut-larut menjadi polemik yang merugikan.
Upaya Menghindari Polemik yang Berkepanjangan
Politik yang sehat memerlukan dialog terbuka antara berbagai pihak, termasuk masyarakat. Dalam pandangan Doli, langkah untuk membentuk hak angket adalah salah satu cara untuk meredakan ketidakpuasan dan menjawab pertanyaan yang muncul di masyarakat.
Dia juga membahas perlu adanya diskusi yang lebih mendalam dengan berbagai pihak untuk mencapai kesepakatan bersama. Dengan pendekatan ini, diharapkan proses legislasi bisa lebih mengedepankan kepentingan publik.
Dengan mengundang partisipasi masyarakat, diharapkan ke depan akan ada lebih banyak solusi inovatif yang muncul dalam proses kebijakan publik. Setiap suara penting dalam menciptakan kebijakan yang adil dan merata.

