PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) terus memperkuat posisi dan komitmennya dalam bidang transportasi di Indonesia. Dengan meluncurkan Hino Total Support Customer Center (HTSCC), perusahaan ini menunjukkan dedikasinya untuk memberikan pelayanan optimal kepada pelanggan melalui berbagai inisiatif yang berfokus pada keselamatan dan efisiensi operasional.
Pieter Andre, selaku Kepala Divisi Pelatihan HMSI, menyatakan bahwa HTSCC adalah langkah strategis untuk mewujudkan sistem transportasi yang lebih aman dan efisien. “Investasi yang telah kami lakukan selama lebih dari empat puluh tahun mencerminkan pertumbuhan kami bersama Indonesia,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pieter menerangkan bahwa melalui HTSCC, HMSI ingin menekankan pentingnya pelatihan pengemudi dan pengembangan sumber daya manusia. Fokus utama dari pusat ini adalah pada keselamatan, peningkatan keterampilan, dan efisiensi dalam pengoperasian kendaraan.
Pengenalan Hino Total Support Customer Center (HTSCC)
HTSCC bukan sekadar pusat pelatihan biasa; ia dilengkapi dengan fasilitas modern yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar terbaik bagi pengemudi. Dengan luas area pelatihan mencapai 24.000 m², para calon pengemudi dapat menggunakan lintasan uji sepanjang 800 meter.
Pusat ini juga menyediakan ruang kelas dan simulator mengemudi yang memungkinkan pengemudi untuk memperoleh keterampilan praktis sebelum terjun ke lapangan. Selain itu, terdapat modul keselamatan dan teknik berkendara yang dirancang khusus untuk meningkatkan kinerja pengemudi.
Dalam rangka memperkuat pendidikan dan pelatihan, Hino Indonesia Academy juga dihadirkan untuk menyiapkan pengemudi dan teknisi. Dengan trainer yang telah tersertifikasi BNSP, academy ini memiliki berbagai prestasi dalam akreditasi pelatihan untuk pengemudi kendaraan berat.
Kerja Sama Strategis dengan Berbagai Perusahaan
HTSCC tidak hanya beroperasi secara mandiri, tetapi juga menjalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan jasa pengemudi. Ini bertujuan untuk menciptakan SDM yang unggul dan terampil dalam mengemudikan kendaraan berat.
Contohnya adalah Hino Driving School Primajasa, yang menawarkan 19 materi pelatihan dan mengelompokkan mereka menjadi enam kompetensi utama. Melalui ini, Hino berharap dapat menghasilkan pengemudi yang tidak hanya terampil tetapi juga profesional.
Program pelatihan ini juga mencakup kesempatan bagi tenaga kerja yang ingin berkarir di Jepang. Lebih dari 15 lembaga telah mengunjungi HTSCC untuk menjajaki kerjasama dalam penyediaan tenaga kerja untuk perusahaan-perusahaan di Jepang.
Pendidikan dan Sertifikasi untuk Meningkatkan Kualitas SDM
Selain pelatihan praktis, HTSCC juga berkolaborasi dengan lembaga pendidikan tinggi negeri untuk meningkatkan kualitas SDM. Kerjasama ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan sertifikasi yang diakui secara luas.
Beberapa lembaga pendidikan tinggi yang terlibat adalah Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan dan Politeknik Transportasi Darat Bali. Melalui kolaborasi ini, Hino ingin memastikan bahwa SDM yang dihasilkan memiliki kompetensi dan pemahaman yang baik mengenai keselamatan berkendara.
Pendidikan yang berbasis praktik dan teori ini diharapkan dapat menghasilkan pengemudi yang tidak hanya mahir, tetapi juga memiliki kesadaran yang tinggi akan keselamatan di jalan raya.
Kesimpulan tentang Komitmen Hino dalam Transportasi di Indonesia
Komitmen PT Hino Motors Sales Indonesia untuk meningkatkan transportasi di Indonesia sangat terlihat melalui berbagai inisiatif yang mereka luncurkan. HTSCC adalah salah satu bentuk nyata usaha ini, menyediakan pelatihan dan pengembangan yang komprehensif.
Dengan fasilitas yang lengkap dan kerjasama dengan lembaga pendidikan, HMSI berupaya untuk membentuk generasi pengemudi yang tidak hanya terampil tetapi juga sadar akan tanggung jawab mereka. Melalui pendekatan ini, Hino berharap dapat berkontribusi pada keselamatan dan efisiensi transportasi di tanah air.
Adanya program pelatihan bagi calon tenaga kerja yang akan berkarir di Jepang juga menjadi bukti bahwa Hino tidak hanya berfokus pada pasar domestik, tetapi juga menjalin hubungan internasional yang saling menguntungkan.
