loading…
Belgia Patahkan Rekor Clean Sheet Spanyol di Babak Pertama. Foto: FIFA
Pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Belgia menghadirkan drama yang mendebarkan. Hasil akhir imbang 1-1 menjadi sorotan karena mengakhiri rekor luar biasa La Furia Roja yang sebelumnya belum pernah kebobolan.
Di stadion Los Angeles, keduanya menunjukkan kualitas permainan yang tinggi dengan berbagai peluang mencetak gol. Spanyol yang lebih dominan di awal pertandingan harus berjuang menghadapi Belgia yang perlahan memperbaiki ritme permainan mereka.
Dari menit pertama, Spanyol langsung mengambil inisiatif. Lamine Yamal tampil impresif dengan aksinya yang kerap merepotkan lini belakang Belgia, mengancam dengan kecepatan dan skill individu yang dimilikinya.
Perjalan Pertandingan Spanyol dan Belgia di Piala Dunia 2026
Memasuki menit ke-22, peluang berbahaya pertama diciptakan oleh Yamal. Tendangannya yang melengkung dari luar kotak penalti nyaris menghujam gawang, namun perjalanan bola masih melenceng tipis di sisi gawang yang dijaga Thibaut Courtois.
Keberuntungan akhirnya berpihak pada Spanyol ketika Fabián Ruiz mencetak gol pertama. Kerja sama apik antara Pedro Porro dan Yamal di sisi kanan menghasilkan umpan mendatar yang disambut dengan baik, meski tembakan Dani Olmo sempat ditahan Courtois.
Setelah gol tersebut, bukan berarti Belgia menyerah begitu saja. Mereka mulai mengatur strategi dan mencari celah untuk merobek pertahanan Spanyol, dengan Kevin De Bruyne sebagai penggerak utama serangan.
Strategi dan Formasi Tim di Seluruh Babak Pertama
Belgia memperlihatkan perubahan pada strategi permainan mereka. De Bruyne mulai mengalirkan bola ke sisi kanan, di mana Timothy Castagne menunggu untuk memberikan ancaman tambahan bagi pertahanan Spanyol.
Seiring waktu, tekanan dari Belgia terus meningkat, menciptakan beberapa peluang. Para pemain Belgia mulai tampak lebih percaya diri dan mampu menyeimbangkan permainan.
Menjelang akhir babak pertama, permainan semakin menegangkan. Spanyol berusaha untuk mempertahankan keunggulan sementara Belgia berjuang keras agar bisa menyamakan kedudukan sebelum turun minum.
Taktik yang Berhasil dan Keputusan Krusial di Pertandingan Ini
Babak pertama ditutup dengan keunggulan tipis bagi Spanyol, tetapi Belgia tidak kehilangan harapan. Tim yang diasuh Roberto Martinez terlihat siap untuk mengejar ketertinggalan di babak kedua dengan menyiapkan skema serangan baru.
Keputusan untuk menambahkan pemain segar di lini depan menjadi faktor penentu di babak kedua. Perubahan tersebut diharapkan memberikan energi baru dan lebih banyak peluang bagi Belgia untuk meraih gol.
Di sisi lain, Spanyol tetap waspada dan berusaha mengontrol permainan. Pertahanan yang solid dan penguasaan bola yang baik menjadi kunci bagi mereka untuk mempertahankan keunggulan yang sudah dicetak di babak pertama.

