Subscribe to get Updates
  • Login
Dentisteexpo
  • Hidup Sehat
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Hidup Sehat
  • Kesehatan
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Hidup Sehat

Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas melalui BIMTEK Pengolahan Sampah Kreatif di Gunung Putri

mytisc169 by mytisc169
October 27, 2026
in Hidup Sehat
0
Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas melalui BIMTEK Pengolahan Sampah Kreatif di Gunung Putri
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

loading…

MNC University Kolaborasi Gelar BIMTEK Pengolahan Sampah Kreatif di Gunung Putri. Foto/MNC University.

JAKARTA – MNC University turut ambil bagian dalam kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pengolahan Sampah Berbasis Masyarakat Inklusif yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal (BBPPMDDT) Jakarta bekerja sama dengan Yayasan Lentera Asa Peduli Autis. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada 20–21 Oktober 2026 ini bertempat di Yayasan Lentera Asa Peduli Autis, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas, agar mampu memilah, mengurangi, dan mengolah sampah secara aman serta ramah lingkungan.

Pada hari pertama, Selasa (20/10/2026), Direktur Pengembangan Bisnis & Jejaring Industri MNC University, Liena Prajogi, S.E., M.M., hadir untuk memberikan sambutan sekaligus memotivasi para peserta. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya membangun pola pikir kewirausahaan serta mengasah kreativitas dalam mengolah limbah anorganik menjadi produk creative art yang bernilai tambah ekonomis.

“Pengolahan sampah tidak hanya menjadi upaya menjaga lingkungan, tetapi juga dapat membuka peluang untuk berkreasi dan menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat mengembangkan pola pikir kewirausahaan dengan melihat potensi dari bahan-bahan yang selama ini dianggap tidak terpakai,” ujar Liena Prajogi.

Pengelolaan sampah merupakan masalah global yang semakin mendesak untuk ditangani. Di Indonesia, masalah ini sering kali terabaikan, padahal dampaknya sangat besar bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi penting untuk meningkatkan kesadaran, terutama di kalangan masyarakat yang memiliki keterbatasan, agar mereka bisa berkontribusi dalam mengatasi masalah tersebut.

Selama sesi BIMTEK, peserta mendapatkan penjelasan mengenai teknik pengolahan sampah, serta tutorial praktis dalam mendaur ulang limbah menjadi produk yang berguna. Dengan pelatihan yang intensif, diharapkan para peserta dapat menerapkan ilmu yang didapat di lingkungan masing-masing, serta menyebarluaskan pengetahuan yang telah diperoleh kepada orang lain.

Upaya Mendorong Kemandirian Penyandang Disabilitas Melalui Inovasi

Inovasi dalam pengolahan sampah memiliki potensi besar untuk memberdayakan penyandang disabilitas. Melalui keterampilan yang diperoleh, mereka dapat menciptakan peluang usaha sendiri serta mengurangi ketergantungan pada pihak lain. Hal ini tentu sangat penting untuk meningkatkan kemandirian mereka dalam masyarakat.

Penyandang disabilitas kerap kali menghadapi tantangan dalam mencari pekerjaan. Oleh karena itu, program pelatihan yang memfokuskan pada pengolahan sampah dan pengembangan keterampilan ini menjadi langkah positif untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Dengan memperhatikan potensi yang dimiliki, mereka dapat menjadikan keterbatasan sebagai keunggulan.

Pelatihan ini juga menyentuh sisi lain dari pengolahan sampah, yakni aspek sosial. Saat masyarakat berkumpul untuk belajar dan berkolaborasi, jaringan sosial akan terbentuk. Hal ini bukan hanya bermanfaat secara ekonomi, tetapi juga menciptakan rasa kebersamaan dan saling dukung di antara para peserta.

Terlebih lagi, keberhasilan program ini dapat menjadi model bagi daerah lain untuk menerapkan hal serupa. Dengan menyebarluaskan pengetahuan dan keterampilan, akan ada lebih banyak individu yang mampu mengolah sampah secara kreatif dan produktif.

Kegiatan Praktis yang Mendorong Kreativitas dan Kemandirian

Kegiatan praktis dalam BIMTEK ini dirancang agar peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga mampu langsung mengaplikasikan pengetahuan yang telah didapat. Dalam setiap sesi, terdapat berbagai hands-on experience yang memungkinkan peserta belajar cara mendaur ulang limbah dengan cara yang menyenangkan.

Melalui latihan seperti membuat produk dari limbah plastik dan bahan-bahan bekas lainnya, peserta diajak untuk berpikir kreatif. Ini bukan hanya memberikan pengalaman dalam menciptakan produk, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri bahwa mereka mampu membuat sesuatu yang berharga dari barang yang tadinya dianggap remeh.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kemampuan kreatifitas peserta akan meningkat. Setiap individu diberikan kesempatan untuk menonjolkan bakat masing-masing, dan rasa pencapaian yang mereka rasakan akan berdampak positif bagi kehidupan mereka sehari-hari.

Proses pembelajaran tidak berhenti di sini. Setelah pelatihan, peserta diharapkan menjadi agen perubahan bagi komunitas mereka. Mereka bisa berbagi apa yang telah dipelajari dengan orang lain, sehingga pengetahuan ini dapat menyebar lebih luas.

Pentingnya Dukungan dari Berbagai Pihak dalam Kegiatan ini

Keberhasilan program Bimbingan Teknis ini tidak terlepas dari dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak. Kolaborasi antara institusi pendidikan, lembaga swadaya masyarakat, serta pemerintah sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung bagi para penyandang disabilitas. Dengan adanya kerjasama, visi dan misi pemberdayaan dapat lebih mudah tercapai.

Dalam hal ini, MNC University berperan aktif sebagai jembatan antara teori dan praktik. Dukungan berupa fasilitasi pelatihan dan sumber daya manusia yang berkualitas sangat mendukung kelancaran program. Sehingga, pemahaman peserta tidak hanya bertahan di dalam ruang kelas, tetapi dapat diterapkan di kehidupan nyata.

Para peserta juga mendapat kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan para ahli. Ini membuka ruang komunikasi yang memungkinkan mereka mendapatkan wawasan baru dan menerima masukan yang berguna dalam pengembangan diri. Setiap diskusi diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi peserta untuk menciptakan karya-karya baru.

Adanya dukungan dari berbagai pihak juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan penyandang disabilitas. Semakin banyak individu dan lembaga yang berkontribusi, semakin banyak pula kesempatan yang dapat diciptakan untuk mereka.

Tags: BimtekdisabilitasDorongGunungKemandirianKreatifMelaluiPengolahanPenyandangPutriSampah
Previous Post

Panggilan KPK untuk Jaro Ade dan Sekda dalam Kasus Dugaan Korupsi Pajak dan Retribusi Daerah

mytisc169

mytisc169

Berita Terbaru

  • Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas melalui BIMTEK Pengolahan Sampah Kreatif di Gunung Putri
  • Panggilan KPK untuk Jaro Ade dan Sekda dalam Kasus Dugaan Korupsi Pajak dan Retribusi Daerah
  • Hari Cuci Tangan Sedunia di 2 SDN Jakarta, Dorong Siswa Jadi Penggerak Budaya Tangan Bersih
  • Sido Muncul Tampil di Panggung Ilmiah Internasional dengan Perspektif Pakar Farmakologi Global
  • Rusia Manfaatkan Tanah Liat Khusus untuk Isolasi Limbah Radioaktif
  • Sample Page

© 2026 dentisteexpo.com. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Hidup Sehat
  • Kesehatan

© 2026 dentisteexpo.com. All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
mahjong ways