Subscribe to get Updates
  • Login
Dentisteexpo
  • Hidup Sehat
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Hidup Sehat
  • Kesehatan
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Hidup Sehat

Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink PB PMII Cetak Sejarah Baru

mytisc169 by mytisc169
July 25, 2026
in Hidup Sehat
0
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink PB PMII Cetak Sejarah Baru
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, telah ditahan di Rutan KPK pada hari Jumat, tanggal 24 Juli 2026. Penahanan ini memunculkan berbagai reaksi, terutama dari kalangan aktivis yang menganggap ada ketidakadilan dalam proses penegakan hukum yang terjadi.

Sekjen Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Ahmad Syahrul Fadhil, menyampaikan pandangannya atas situasi ini, menegaskan bahwa penahanan tanpa menggunakan rompi tahanan berwarna pink dan borgol menciptakan kesan yang tidak konsisten dalam penegakan hukum.

Ia menilai bahwa tindakan ini seharusnya dapat menimbulkan pertanyaan besar tentang kesetaraan hukum bagi semua warga negara. “Baru hari ini seorang tersangka tidak pakai rompi pink,” ungkap Ahmad dalam keterangan tertulisnya.

Reaksi Publik Terhadap Penahanan Mantan Jaksa Agung Muda

Pernyataan Ahmad Syahrul Fadhil menjadi sorotan, terutama dalam konteks keadilan dan kesetaraan hukum. Banyak masyarakat merasa bahwa penampilan seorang tersangka seharusnya tidak membedakan satu sama lain, terlepas dari status atau jabatan yang dimiliki.

Potret penahanan ini pun menjadi simbol lebih besar mengenai transparansi dalam proses hukum di Indonesia. Dalam pandangan masyarakat, semua tersangka harusnya diperlakukan sama di mata hukum, tanpa memandang latar belakangnya.

Ketidakadilan yang tampak dalam penahanan ini mengundang kritik dari berbagai kalangan, termasuk aktivis dan lembaga swadaya masyarakat. Mereka berpendapat bahwa penegakan hukum harusnya mencerminkan prinsip-prinsip keadilan yang sesungguhnya.

Komitmen Pemerintah dalam Penegakan Hukum

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah berkomitmen untuk menerapkan penegakan hukum yang adil dan menyeluruh. Namun, situasi ini sepertinya bertentangan dengan pernyataan ini, yang mana banyak kalangan merasa perlu adanya tindakan lebih lanjut.

Ahmad menyatakan, “Ini tidak sejalan dengan komitmen presiden yang selalu menyatakan bahwa semua sama di mata hukum.” Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran masyarakat terhadap keberlanjutan prinsip kesetaraan hukum.

Komitmen pemerintah dalam menerapkan hukum yang adil masih harus dibuktikan dengan tindakan nyata, bukan sekadar retorika. Hal ini menjadi tantangan bagi lembaga penegak hukum untuk menunjukkan integritas dan keadilan di setiap kasus.

Implikasi Sosial dari Penahanan Tersebut

Penahanan yang memperlihatkan ketidakadilan ini dapat menggerakkan berbagai lapisan masyarakat untuk lebih kritis terhadap praktik hukum yang ada. Munculnya pertanyaan tentang standar ganda dalam penegakan hukum justru semakin menambah kompleksitas situasi ini.

Lembaga-lembaga hukum diharapkan mampu melakukan refleksi diri untuk memperbaiki cara kerja mereka dalam menangani kasus-kasus besar. Ketidakadilan yang terlihat dalam penanganan kasus ini bisa berimplikasi langsung terhadap kepercayaan publik terhadap institusi hukum.

Sewajarnya, setiap tindakan penegakan hukum harus mampu memberikan rasa keadilan yang nyata di masyarakat. Semua proses hukum harus dipandang sebagai bagian dari upaya yang lebih besar dalam membangun kepercayaan publik terhadap sistem hukum.

Tags: AdriansyahBaruCetakDitahanFebriePinkPMIIRompiSejarahTanpa
Previous Post

Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender di BPDP

Next Post

Perindo Tingkatkan Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD melalui Bimtek Nasional 2026 untuk Ekonomi Kerakyatan

mytisc169

mytisc169

Next Post
Perindo Tingkatkan Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD melalui Bimtek Nasional 2026 untuk Ekonomi Kerakyatan

Perindo Tingkatkan Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD melalui Bimtek Nasional 2026 untuk Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru

  • Perindo Tingkatkan Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD melalui Bimtek Nasional 2026 untuk Ekonomi Kerakyatan
  • Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink PB PMII Cetak Sejarah Baru
  • Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender di BPDP
  • Jam Tangan Pintar AI, Saat Algoritma Mengubah Cara Kita Menilai Diri
  • Pasukan Koalisi Arab Saudi Menyerang Wilayah Houthi di Yaman
  • Sample Page

© 2026 dentisteexpo.com. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Hidup Sehat
  • Kesehatan

© 2026 dentisteexpo.com. All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In