Manchester United harus menghadapi kenyataan pahit setelah mengalami kekalahan telak 1-4 atas Como dalam sebuah pertandingan yang berjalan di luar dugaan. Tuan rumah, Como, menunjukkan permainan solid dan penuh semangat yang berhasil mengalahkan tim yang biasanya diunggulkan di Liga Champions ini.
Nico Paz menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol, sementara Tasos Douvikas dan Jacobo Ramon turut menyumbangkan satu gol masing-masing. Hanya Joshua Zirkzee yang mampu mencetak gol hiburan untuk Manchester United di menit terakhir pertandingan.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Como langsung menunjukkan niat mereka untuk mendominasi pertandingan. Mereka tidak memberi kesempatan kepada Manchester United untuk mengatur permainan dan langsung mencetak gol pada menit kedua.
Como Memulai Pertandingan dengan Kekuatan Penuh Energi
Di awal laga, Nico Paz berhasil menembus pertahanan United dengan mudah. Gelandang asal Argentina itu melewati Harry Maguire sebelum melepaskan tendangan melengkung yang mengarah ke sudut jauh gawang.
Kekalahan ini semakin terasa bagi Manchester United ketika mereka tidak mampu merespons ancaman yang diberikan oleh Como. Meski memiliki beberapa peluang, seperti yang diperoleh Diogo Dalot, penyelesaian akhir tetap menjadi masalah bagi tim tamu.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk Como, meskipun United memiliki peluang menjelang akhir melalui tembakan Matheus Cunha yang gagal membuahkan hasil. Sejak saat itu, tekanan mulai membangun pada tim asuhan Erik ten Hag.
Babak Kedua: Como Terus Menjadi Penguasa Lapangan
Memasuki babak kedua, Manchester United melakukan beberapa pergantian untuk meningkatkan serangan mereka. Namun, keinginan untuk bangkit justru berbuah malapetaka ketika Como berhasil menjebol gawang lawan kembali pada menit ke-49 melalui Douvikas.
Pada gol tersebut, Douvikas memanfaatkan umpan cerdas dari Paz. Kesalahan pertahanan dari Matthijs de Ligt dan Maguire memberi kesempatan bagi Douvikas untuk mencetak gol kedua bagi Como dan menambah tekanan pada United.
Situasi semakin sulit bagi Manchester United ketika Paz mencetak gol keduanya pada menit ke-57. Kesalahan operan yang dilakukan Carlos Baleba dimanfaatkan oleh Paz dengan baik, yang membawa bola masuk ke kotak penalti dan mengecoh kiper sebelum melepaskan tembakan ke sudut gawang.
Como Menambah Skor dan Mempertegas Dominasi Mereka
Como tidak puas hanya dengan tiga gol dan terus menekan. Pada menit ke-76, Jacobo Ramon menambah skor menjadi 4-0 dengan header kuatnya setelah menerima umpan silang dari Kaiki Bruno. Gol ini seolah mengakhiri harapan Manchester United untuk bangkit.
Manchester United berusaha melakukan serangkaian pergantian, termasuk memasukkan Joshua Zirkzee untuk mencoba mengubah arah permainan. Meski demikian, upaya mereka tampak sia-sia saat Como tetap menguasai jalannya pertandingan.
Pada menit akhir pertandingan, Manchester United akhirnya berhasil mencetak gol hiburan. Amad Diallo memberikan umpan lambung yang diterima dengan baik oleh Zirkzee. Gol ini setidaknya memberikan sedikit pelipur lara bagi para penggemar United yang hadir.
Gol tersebut menjadi satu-satunya pencapaian positif yang bisa diambil dari laga ini. Meskipun menguasai bola di masa tambahan waktu, United tidak mampu mencetak gol tambahan.
Ketika peluit panjang dibunyikan, Como berhasil merayakan kemenangan 4-1 mereka, menunjukkan bahwa mereka memang layak unggul di laga ini. Pertandingan ini menjadi pelajaran berharga bagi Manchester United untuk berkaca dan memperbaiki performa mereka ke depan.

