loading…
Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Peradi Profesional dari 13 wilayah se-Sulawesi Selatan (Sulsel) telah resmi dilantik dan dikukuhkan di Ballroom Hotel Claro, Makassar pada malam harinya, yaitu Jumat (9/10/2026). Acara ini bukan hanya sekadar pelantikan, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam memperkuat komitmen para advokat di Sulsel untuk menegakkan hukum yang bersih dan profesional.
Dalam momen bersejarah ini, para advokat berkumpul untuk mengukuhkan niat mereka dalam menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Hadirnya berbagai tokoh penting dari dunia hukum turut menambah khidmatnya acara ini, menunjukkan dukungan terhadap langkah-langkah positif yang akan diambil di masa depan.
Pengukuhan ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk Ketua Umum DPN Peradi Profesional, yang menunjukkan bahwa sinergi antara berbagai pihak sangat diperlukan untuk menegakkan keadilan. Ada harapan besar bahwa pengurus yang baru akan mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya demi kepentingan masyarakat.
Momentum Penting bagi Advokat di Sulsel
Acara pelantikan ini bukan hanya pidato dan seremoni, tetapi sebuah momentum penting bagi advokat di Sulawesi Selatan. Melalui acara ini, mereka dapat menegaskan kembali komitmen untuk menjalankan profesi dengan etika yang tinggi dan melaksanakan tugas hukum secara profesional.
Ketua Umum DPN Peradi Profesional memberikan sambutan yang menggarisbawahi pentingnya advokat untuk berintegritas. Ia mengajak semua pengurus untuk tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga untuk berkontribusi pada pembangunan hukum yang lebih baik di daerah.
Pentingnya kolaborasi antara praktisi hukum dan akademisi juga diangkat dalam acara ini. Terlebih, kehadiran Pelaksana Tugas Rektor Universitas Negeri Makassar menandakan bahwa pendidikan hukum dan praktik advokasi perlu bersinergi untuk menghasilkan advokat yang berkualitas.
Pengakuan atas Kontribusi di Dunia Hukum
Salah satu momen yang mencolok dalam acara ini adalah penyematan pin khusus kepada Farida Patittingi. Penyematan ini menjadi simbol penghormatan atas dedikasi dan kontribusinya di dunia akademis serta pendidikan hukum di Sulsel.
Pemberian pin oleh Ketua Umum DPN bukan sekadar momen simbolis, tetapi lebih jauh merupakan pengakuan atas kerja keras dan komitmen Farida dalam memajukan sistem pendidikan hukum. Ini menjadi kabar baik bagi seluruh civitas akademika untuk lebih terlibat dalam pengembangan ilmu hukum di daerah.
Dengan ini, para akademisi diharapkan dapat bersinergi bersama para praktisi hukum dalam upaya menciptakan lingkungan hukum yang lebih baik. Komitmen terhadap pendidikan hukum yang berkualitas merupakan langkah penting untuk memastikan kehadiran advokat yang profesional dan berintegritas.
Visi dan Misi Pengurus DPD Peradi Profesional
Pengurus DPD Peradi Profesional yang baru dilantik telah menyusun visi dan misi yang jelas dalam menjalankan tugasnya. Mereka bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme para advokat di Sulsel agar dapat memberikan layanan hukum yang lebih baik kepada masyarakat.
Selain itu, pengurus yang baru juga berkomitmen untuk memperluas jaringan advokat di seluruh Sulsel. Dengan peningkatan jejaring, diharapkan koordinasi antaradvokat dapat lebih efektif, sehingga layanan pendampingan hukum dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat yang membutuhkan.
Strategi yang diambil oleh pengurus termasuk pelatihan dan workshop untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para anggota. Dengan cara ini, mereka tidak hanya siap menghadapi tantangan hukum yang ada, tetapi juga dapat beradaptasi dengan perkembangan hukum terbaru.
