Kabar mengejutkan datang dari Timnas Prancis. Bek andalan mereka, William Saliba, dilaporkan mengalami cedera serius saat laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Spanyol di Dallas Stadium.
Prancis harus menelan kekalahan 0-2 dari Spanyol, dan kepergian Saliba menjadi sorotan. Ia hanya mampu bertahan selama 30 menit sebelum ditarik keluar untuk digantikan oleh Maxence Lacroix.
Kondisi Cedera yang Mengganggu Performa Timnas Prancis
Awal pertandingan tampak menjanjikan bagi Prancis, namun situasi berubah setelah Saliba terpaksa keluar. Cedera ini tentunya memberikan dampak besar terhadap peluang Prancis di ajang bergengsi tersebut.
Saliba, yang berusia 25 tahun, mengalami masalah punggung sebelum pertandingan. Meskipun demikian, pelatih Didier Deschamps tetap memilihnya untuk tampil sebagai starter, sebuah keputusan yang kini dipertanyakan.
Setelah ditarik keluar, Saliba terlihat meringis kesakitan. Selain merupakan bek utama, kehadirannya di lini belakang sangat penting untuk stabilitas tim, sehingga kehilangannya menjadi pukulan berat bagi Prancis.
Penyebab Cedera dan Prediksi Lama Pemulihan
Kondisi Saliba semakin mengkhawatirkan menjelang pertandingan. Ia sempat absen dalam beberapa sesi latihan, yang seharusnya menjadi tanda adanya masalah serius yang perlu diperhatikan lebih lanjut.
Jurnalis Julien Laurens mengungkapkan bahwa Saliba terdengar mengeluh tentang punggungnya sebelum meninggalkan lapangan. Kalimat “Punggung saya sudah tidak kuat” menunjukkan bahwa cedera ini bukanlah hal sepele.
Prediksi terkait waktu pemulihan Saliba pun menjadi perhatian banyak pihak. Mengingat cedera punggung yang kerap kali memerlukan waktu panjang untuk pulih, banyak yang mempertanyakan apakah dia dapat kembali sebelum akhir turnamen.
Dampak Cedera terhadap Tim dan Pelatih Prancis
Kecederaan Saliba bisa memengaruhi strategi yang diterapkan oleh pelatih Deschamps. Dengan absennya pemain kunci, tim harus mencari solusi alternatif untuk menghadapi pertandingan yang akan datang.
Pemain pengganti, Maxence Lacroix, akan mendapatkan kesempatan untuk membuktikan kemampuannya. Ia diharapkan mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Saliba dengan baik, namun tantangan ini tidaklah mudah.
Dalam konteks tim, ketidakhadiran bek andalan dapat merubah dinamika permainan. Prancis harus beradaptasi dengan cepat untuk tetap bersaing di level tertinggi dalam ajang bergengsi ini.

